SEJARAH DESA

30 April 2014 17:20:39 WIB

Sejarah berdirinya Kalurahan Kepek tidak lepas dari kisah pelarian Raja Brawijaya V dan Keluarga serta pengikut setianya dari Kerajaan Majapahit kea rah Gunung Lawu dan terus ke selatan. Setelah peristiwa tersebut di sisi selatan Kabupaten Gunungkidul saat ini menjadi sebuah pemukiman dan akhirnya terdapat pusat pemerintahan di dalamnya.

Sebelum terbentuk seperti sekarang ini, pada tahun 1911 Kalurahan Kepek merupakan sebuah kalurahan yang dipimpin oleh seorang lurah yang masih Trah Demang dengan pusat pemerintahan berada di Padukuhan Kepek.

Seiring berjalannya waktu kemudian tata pemerintahan di Kalurahan Kepek mulai berangsur-angsur tertata dengan pusat pemerintahan pada waktu itu berada di kediaman masing-masing lurah yang menjabat. Awal terbentuknya Kalurahan Kepek terdiri dari 5 Padukuhan yaitu Padukuhan Galeng, Padukuhan Tileng, Padukuhan Bulurejo, Padukuhan Kepek dan Padukuhan Sumuran.

Kemudian pada saat tampuk pemerintahan dipimpin oleh Lurah Mardi Sumarto/Sumardi (1965-1978) wilayah Kalurahan Kepek menjadi 6 Padukuhan, yaitu Padukuhan Wareng, Padukuhan Gondang, Padukuhan Tileng, Padukuhan Bulurejo, Padukuhan Kepek dan Padukuhan Sumuran yang mencakup 51 (Lima Puluh Satu) Rukun Tetangga/RT dan 6 (Enam) Rukun Warga/RW. Serta pada era kepemimpinan beliau juga diadakan musyawarah untuk membuat suatu tempat/kantor untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat yang berupa bangunan Joglo saat ini berada di Padukuhan Tileng RT 008 RW 003.

Adapun Lurah yang pernah dan/atau sedang menjabat di Kalurahan Kepek adalah sebagai berikut :

  1. Ngatemo Duriyo (1911)
  2. Niti Kariyo (1911-1942)
  3. Pontjo Karijo/Ponco Kariyo (1942-1946)
  4. Karti Winata/Kardjido (1946-1965)
  5. Mardi Sumarto/Sumardi (1965-1978)
  6. Sugiyono (1978-2002)
  7. Drs. Mulyakno (2004-2010)
  8. Sudiyono, S.I.P., M.A.P. (2010-2016)
  9. Suhut, S.H. (2017-Sekarang)
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial